description of lightning creative writing creative writing rrl mfa creative writing personal statement creative writing favourite place iowa creative writing mfa easy essay writing website significado de do my homework creative writing virginia tech my reflection about creative writing essay writing service jobs best creative writing phrases virgin blue value for money case study beach description creative writing cover letter for creative writer job creative writing and criticism journal college essay editing service can i do homework on an ipad i do my homework by myself

Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Tidak Tolak Jenazah Pasien Covid-19

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melawan stigma negatif seolah bila terkena Covid–19 adalah sebuah aib.

Menurutnya, bila persepsi negatif itu dibiarkan berkeliaran, maka berpotensi membuat orang yang diduga terkena corona akan menutup diri dan tidak jujur.

“Hindarkan persepsi orang yang terkena Covid–19 bukan sebuah aib. Tapi kita harus tetap menjaga diri dan hidup sehat,” kata Ade saat meninjau Tim Relawan Covid–19 di Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/4/2020).

Menurutnya, kecenderungan merundung bahkan menolak jenazah yang diduga meninggal karena Covid–19 akan berdampak buruk pada psikologis orang yang terkena dan keluarganya.

Hal itu pun akan membuat mental orang yang pernah berinteraksi atau orang dalam pemantauan (OPD) menjadi terganggu.

Akibatnya, lanjut Ade, ODP atau orang yang mengalami gejala Covid–19 bisa berlaku tidak jujur. Bila hal itu terjadi, maka resiko penyebaran semakin tinggi. “Harusnya dalam situasi seperti ini kita saling peduli,” terangnya.

“Jangan menolak jenasah. Bila ada orang yang sedang melaksanakan karantina mandiri, maka kita harusnya membantu menguatkan, apalagi bisa membantu meringankan kebutuhannya,” sambung Ade Ary Syam Indradi.

Lebih dari itu, Ade juga mengingatkan agar masyarakat tidak mendiskreditkan orang–orang yang terindikasi terkena Covid–19.

Ia menegaskan, masyarakat jangan mendiskriminasi ODP, PDP, dan juga yang positif terkena Covid–19. “Yang ODP, PDP, bahkan yang positif harusnya kita doakan dan beri semangat agar bisa sembuh,” ujar orang nomor satu di Polresta Tangerang Polda Banten ini.

Dirinya meminta unsur perangkat desa atau Kelurahan termasuk Ketua RT dan RW untuk memberikan imbauan dan edukasi terutama saat terjadi penolakan.

Tak hanya itu. Ade juga meminta agar perangkat desa atau Kelurahan turut mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun, menunda kegiatan yang bisa melibatkan banyak orang, serta menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Kedisiplinan individu menjadi penting agar usaha memutus mata rantai penyebaran penyakit Covid–19 bisa berjalan dengan baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *